FmD4FRX3FmXvDZXvGZT3FRFgNBP1w326w3z1NBMhNV5=

Iklan Home Atas

items

SERIUS !! Domain Hanya Rp 10.000 Pertahun , Begini Caranya

Anda pasti pernah menjumpai istilah domain dan bertanya-tanya, apa itu domain? Jadi, jika diibaratkan, domain atau nama domain adalah alamat rumah Anda. Contohnya, GPS membutuhkan nama jalan atau kode pos agar sistem bisa menyediakan arah untuk Anda. Nah, web browser juga membutuhkan nama domain untuk mengarahkan Anda atau pengunjung ke suatu website.

Nama domain terdiri dari dua elemen utama. Contohnya, nama domain Facebook.com memuat nama website (Facebook) dan ekstensi nama domain (.com). Pada saat perusahaan (atau orang pribadi) membeli nama domain, mereka bisa menentukan server mana yang menjadi tujuan pengarahan nama domain.

SERIUS !! Domain Hanya Rp 10.000 Pertahun , Begini Caranya

Perlu diketahui bahwa setiap website sebenarnya memiliki alamat IP sendiri agar bisa diakses oleh komputer, karena komputer bekerja dengan memahami angka-angka tertentu. Namun, akan sangat merepotkan bagi kita untuk mengingat setiap angka tersebut. Oleh karena itu, nama domain pun diciptakan.

Bagaimana Cara Kerja Domain?

Nama domain bekerja layaknya shortcut yang mengarahkan kita ke server yang mengonlinekan website.



Gunakan Vocher ini : mau10000

Tidak semua nama domain mengikuti rumus dan aturan yang sama. Meskipun domain .com paling banyak digunakan, yaitu sekitar 46,5% dari seluruh website di dunia, masih ada domain lain yang bisa Anda pilih, seperti .org dan .net. Berikut beberapa tipe domain yang paling banyak digunakan:

Berbagai Tipe Domain

TLD: Top Level Domain

Seperti namanya, tipe nama domain ini merupakan top level (tingkat atas) dalam sistem nama domain di Internet. Tersedia ribuan TLD yang bisa Anda gunakan, dan yang paling banyak digunakan antara lain adalah .com, .org, .net, dan .edu.

Daftar TLD resmi dikelola oleh organisasi yang disebut Internet Assigned Numbers Authority (IANA) dan bisa Anda lihat di sini. IANA mencatat bahwa daftar TLD juga menyertakan ccTLD dan gTLD, yang akan kami bahas setelah ini.

ccTLD: County Code Top Level Domain

ccTLD hanya menggunakan dua huruf dan didasarkan pada kode negara internasional, misalnya .us untuk United States dan .jp untuk Jepang. Biasanya ccTLD digunakan oleh perusahaan yang membuat situs khusus bagi wilayah-wilayah tertentu, dan bisa menunjukkan kepada pengunjung bahwa situs yang dikunjunginya valid sesuai tujuan mereka.

gTLD: Generic Top Level Domain

Pada dasarnya, gTLD adalah TLD yang tidak menggunakan kode negara. Sebagian besar gTLD ditujukan bagi penggunaan tertentu, misalnya .edu untuk website institusi pendidikan (edukasi). Nah, Anda tidak harus memenuhi syarat tertentu untuk mendaftarkan gTLD, seperti .com yang tidak selalu ditujukan bagi website komersial.

Contoh gTLD lainnya adalah .mil (militer), .gov (pemerintah), .org (lembaga nirlaba dan organisasi), dan .net yang awalnya dibuat sebagai nama domain untuk penyedia layanan internet (ISP), tapi sekarang bisa digunakan di bidang apa saja.

Tipe Nama Domain Lainnya

Nah, sampai di sini, Anda sudah tahu apa itu domain, cara kerja, dan beberapa tipe domain. Selanjutnya kami akan memperkenalkan variasi nama domain lain yang bisa Anda gunakan:

Second Level Domain

Anda mungkin pernah melihat nama domain ini. Second level domain adalah domain yang berada tepat setelah top level domain. Tenang, kami tidak akan menggunakan penjelasan yang terlalu teknis karena akan lebih mudah jika menggunakan contoh, khususnya untuk yang berkaitan dengan kode negara.

Bisa juga klik Banner di bawah ini untuk memberli Domain melalui Niaga Hoster , Murahan juga kok dan kualitas sama sama bagus , kalo ada yang murah kenapa tidak


0/Post a Comment/Comments

Iklan Atas Artikel


73745675015091643

Iklan Bawah Artikel